Email phishing sering kali menggunakan berbagai taktik untuk menipu seseorang agar mengungkapkan informasi pribadi atau sensitif. Dengan mengikuti daftar periksa, Anda dapat mengevaluasi pesan mencurigakan secara sistematis untuk melindungi diri sendiri dan orang lain. Berikut rincian detail yang perlu diperhatikan:
Domain Mencurigakan“ [email protected] ”[email protected]
: Email phishing sering kali berasal dari alamat yang tampak seperti domain sah tetapi memiliki sedikit variasi, seperti
dan bukan “
”.
Sumber Tidak Dikenal
: Berhati-hatilah terhadap email apa pun dari alamat yang tidak dikenal, terutama jika pesan tersebut berisi permintaan yang mendesak atau mengkhawatirkan.
Langkah Tindakan : Selalu arahkan kursor ke nama pengirim untuk melihat alamat email lengkap. Jika terlihat tidak sesuai, jangan percaya.
Frasa Umum
: Email phishing sering kali ditujukan kepada penerima dengan salam yang tidak jelas dan impersonal seperti “Yang Terhormat Pelanggan,” “Yang Terhormat Pengguna,” atau “Yang Terhormat Bapak/Ibu.”
Personalisasi yang Hilang
: Perusahaan yang sah biasanya mengalamatkan email mereka dengan nama penerima, terutama jika mereka berkomunikasi dengan Anda tentang suatu akun atau transaksi.
Langkah Tindakan : Verifikasi apakah email tersebut berisi nama Anda atau informasi identitas lainnya. Jika tidak, kemungkinan email tersebut merupakan phishing.
Bahasa Mendesak atau Mengancam
: Email phishing sering kali menggunakan taktik urgensi atau menakut-nakuti untuk mendorong tindakan segera. Contohnya termasuk "Tindakan segera diperlukan" atau "Akun Anda telah dibobol." Mereka mungkin juga mengancam untuk menangguhkan akun Anda.
Kesalahan Bahasa
: Periksa kesalahan ejaan dan tata bahasa. Email phishing sering kali memiliki frasa yang janggal, kesalahan ketik, atau tanda baca yang hilang.
Langkah Tindakan : Luangkan waktu sejenak untuk menilai secara kritis apakah nada email sesuai dengan yang Anda harapkan dari pengirimnya. Selalu verifikasi ancaman apa pun dengan perusahaan secara langsung.
Tautan Palsu
: Email phishing sering kali berisi tautan palsu yang sekilas tampak sah. Namun, dengan mengarahkan kursor ke tautan tersebut (tanpa mengkliknya), Anda mungkin menyadari bahwa tautan tersebut mengarah ke situs palsu.
Contoh: URL mungkin bertuliskan “ **www.paypal.comwww.paypalsecure-login.com**
” tetapi saat Anda mengarahkan kursor ke atasnya, Anda mungkin dialihkan ke “
.”
Langkah Tindakan : Selalu arahkan kursor ke tautan dan pastikan URL-nya sesuai dengan domain perusahaan yang sah. Jangan klik tautan kecuali Anda yakin.