Manajemen kata sandi yang kuat sangat penting untuk mencegah serangan phishing mengakses akun sensitif. Berikut praktik-praktik penting yang perlu diikuti:
Gunakan Kata Sandi yang Kuat dan Unik
: Hindari penggunaan kata sandi yang sama di berbagai platform. Kata sandi yang kuat harus terdiri dari minimal 12 karakter, dengan kombinasi huruf besar dan kecil, angka, dan karakter khusus.
Contoh
: Daripada menggunakan “password123,” kata sandi yang lebih kuat adalah “L3tM3In!8gR”.
Pengelola Kata Sandi
: Alat ini menyimpan dan menghasilkan kata sandi yang rumit dengan aman, memastikan Anda tidak perlu mengingat semuanya. Pengelola kata sandi juga mencegah Anda menggunakan kembali kata sandi yang sama di beberapa situs.
Contoh
: Alat seperti LastPass, Dashlane, atau 1Password membantu menghasilkan kata sandi acak yang aman dan mengisi otomatis kredensial login, sehingga mengurangi kemungkinan menjadi korban phishing.
Ubah Kata Sandi Secara Teratur
: Meskipun pengelola kata sandi yang baik dapat mengurangi risiko pencurian informasi penting, tetap merupakan ide bagus untuk mengubah kata sandi secara berkala, terutama setelah adanya dugaan serangan phishing.
Praktik Terbaik : Selalu gunakan kata sandi unik untuk setiap akun, dan pertimbangkan untuk menggunakan pengelola kata sandi untuk meningkatkan keamanan.